Secured by Siteground Web Hosting

ja_mageia

Sekapur Sirih

Bismillahirrahmanirahim Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Puji syukur dipanjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya, website Bappeda Kabupaten SIAK dapat kembali online.selengkapnya.

 

 

  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Home PROFIL Unit Kerja Sekretariat APBD Siak Tahun 2018 Disahkan Rp1,63 Triliun
APBD Siak Tahun 2018 Disahkan Rp1,63 Triliun PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 30 November 2017 04:10

Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Siak, Senin (27/11/2017) mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Siak tahun 2018 sebesar Rp1,63 triliun.

Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Indra Gunawan dihadiri 28 orang anggota serta dihadiri Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi.

 

Dalam pemaparannya, juru bicara Badan Anggaran (Banggar) Marudut Pakpahan SH menyebutkan, estimasi belanja daerah tahun 2018 Kabupaten Siak ditetapkan sebesar Rp1,63 Triliun.

 

Besaran tersebut sedikit mengalami penurunan dari APBD murni Kabupaten Siak tahun 2017, yakni sebesar Rp1,67 miliar atau terjadi penurunan sekitar Rp30 miliar.

Sementara mengacu pada APBD Perubahan 2017, total belanja pemerintah daerah kabupaten Siak yakni sebesar Rp1,92 triliun.

Pada paripurna itu juga disebutkan,  Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Siak tahun 2018 ditargetkan sebesar Rp 274 miliar lebih atau lebih tinggi Rp 4,6 miliar lebih dibanding usulan saat pembahasan, yakni Rp 269,8 miliar.

Tahun ini, pemerintah daerah cukup berani menaikkan target PAD, dimana pada APBD murni 2017 lalu, pemerintah menetapkan angka berkisar  Rp 150 miliar.

Adapun untuk  dana perimbangan disahkan sebesar Rp 1,19 triliun. Angka itu lebih kecil sebesar Rp 103,6 miliar lebih dibanding sebelum pembahasan, yakni Rp 1,29 T lebih.

Adapun lain-lain pendapatan yang sah disepakati sebesar Rp 257, 3 miliar. 
Sementara itu, Belanja Daerah disahkan sebesar Rp 1,6 T lebih. Angka itu lebih kecil sebesar Rp 98,4 miliar lebih bila dibandingkan dengan usulan pemerintah, yakni Rp 1,7 T lebih.

Adapun rincian belanja daerah terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp 833, 17 miliar lebih. Juga terjadi penuruan sebesar Rp 106, 3 miliar lebih dibanding jumlah sebelum pembahasan, yakni Rp 939, 17 miliar serta Belanja Langsung sebesar Rp 770, 02 miliar lebih atau mengalami kenaikan sebesar Rp 7,8 miliar lebih dibanding usulan yakni, 762 miliar. (RiauSky)

Last Updated on Thursday, 30 November 2017 04:16
 

Login Webmail

Username: Password:

UNIT KERJA

SEKRETARIAT BAPPEDA

BIDANG Pembangunan Manusia & Masyarakat

BIDANG Penelitian dan Pengembangan

BIDANG Ekonomi dan SDA

BIDANG Infrastruktur & Pengembangan Wilayah

BIDANG SOSIAL